BENCHMARK DAPEN BJB KE DAPEN TELKOM

posted in: Berita | 0

Kamis, 16 November 2017 Dapen Telkom menerima kedatangan Pengurus Dana Pensiun BJB, Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) dan Tim Bank BJB untuk melakukan benchmark, acara dibuka oleh Kabagsek Dana Pensiun Telkom, selanjutnya Hany Yanuar-Pemimpin Bagian Divisi Pengendalian Keuangan Bank BJB  menyampaikan maksud dan tujuannya melakukan benchmark ke Dapen Telkom,  dalam acara ini dihadiri pula Pengurus Dapen Telkom.

 

Adapun topik pembahasan yang ingin diketahui oleh Dapen BJB antara lain:

  • Pelaksanaan/implementasi POJK 05 2017
  • Bagaimana pengelolaan Dana Tunjangan Hari Tua (THT)
  • Aspek perpajakan dan administrasi dalam iuran dan THT

 

Sindhu Aryanto selaku Direktur Kepesertaan menjelaskan mengenai penerapan POJK 05/2017, Dapen Telkom baru merealisasikan Dana Manfaat Tambahan. Dengan adanya POJK 05/2017, merupakan peluang jangka panjang bagi Dapen Telkom antara lain adanya 8 Manfaat Lain yang bisa diberikan kepada pensiunan, Top Up manfaat pensiun, dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

 

Selanjutnya Sujadi Merdeka-Direktur Investasi Dapen Telkom menambahkan, manfaat tambahan yang diberikan kepada peserta Dapen Telkom merupakan dana cadangan dari hasil pengembangan sehingga tidak ada iuran dari peserta maupun pendiri. Rencananya Manfaat tambahan akan diberikan  setiap tahun tergantung ketersediaan dana cadangan setelah disetujui oleh Dewan  Pengawas. Selanjutnya mengenai THT dijelaskan bahwa dalam THT sudah masuk dalam program pensiun saat berdirinya Dapen Telkom, sehingga peserta yang pensiun selain menerima manfaat pensiun bulanan juga diberikan THT.

 

Sutarji-Kabid Keuangan menjelaskan, berdasarkan POJK 05/2017, pengelolaan Dana Manfaat Tambahan mulai dari Pembentukan Dana Cadangan, Pengembangan dan Pembayaran Dana Manfaat Tambahan harus dicatat secara terpisah, namun yang dimaksud bukan benar-benar terpisah, hanya akun-akunnya saja yang dibedakan dan tetap terkonsolidasi dalam laporan keuangan Dapen serta di audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Dana manfaat tambahan termasuk hasil dan biaya pengembangannya, disajikan dalam sub akun Dana Manfaat Tambahan yang merupakan bagian dari Laporan Aset Neto dan Neraca kelompok Aset Lain-lain.

 

Selanjutnya acara berlangsung secara interaktif karena lebih banyak diskusi dan tanya jawab antara Dapen Telkom dan Dapen Bank BJB. Kemudian acara ditutup dengan pemberian cinderamata oleh kedua pihak.

 

*** Sek Dapen Telkom

Comments are closed.