PDP TELKOM TAHUN 2017 DAN RENCANA IMPLEMENTASI MANFAAT TAMBAHAN

posted in: Berita | 0

PDP

Mungkin masih ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud PDP?”

Peraturan Dana Pensiun (PDP) adalah peraturan yang berisi ketentuan yang menjadi dasar penyelenggaraan program pensiun (UU No.11/1992).

Jika PT Telkom selaku Pendiri Dana Pensiun Telkom ingin melakukan perubahan terhadap PDP, maka  harus mendapatkan persetujuan Menteri BUMN sebagai wakil Pemerintah selaku pemegang saham terbesar Telkom.

Setiap perubahan PDP TELKOM, maka PT TELKOM selaku pendiri wajib untuk mengumumkan pengesahannya dengan penempatannya dalam Berita Negara RI dan menyampaikan keterangan kepada Peserta (PP No. 76/1992).

Sejak pendirian Dana Pensiun Telkom pada tahun 1997, PDP TELKOM telah beberapa kali mengalami perubahan,  dan di Tahun 2017 PDP TELKOM nomor PD.207.04/r.02/PS950/COP-J2000000/2017 tanggal 7 Juni 2017 telah mendapatkan pengesahan oleh Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor KEP-35/NB.1/2017 tanggal 15 Juli 2017.

 

MANFAAT LAIN

Pada tanggal 1 Maret 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 5/POJK.05/2017 tentang Iuran, Manfaat Pensiun, dan Manfaat Lain Yang Diselenggarakan Oleh Dana Pensiun.

POJK No.5/POJK.05/2017 diantaranya mengatur Manfaat Lain, yaitu:

NO JENIS MANFAAT LAIN PELAKSANAAN PEMBAYARAN SUMBER PENDANAAN
1 Dana Pendidikan Untuk Anak Peserta masih aktif 1. Iuran Pemberi Kerja

2. Iuran Peserta

3. Persentase dari hasil pengembangan dana program pensiun baik, yang telah direalisasi maupun yang belum realisasi, paling banyak 10%.

2 Dana Perumahan Peserta masih aktif
3 Dana Ibadah Keagamaan Peserta masih aktif / Pensiunan
4 Dana Santunan Cacat Peserta masih aktif
5 Dana Santunan Kematian Peserta masih aktif / pensiunan
6 Dana Santunan Kesehatan Peserta masih aktif / pensiunan
7 Dana Manfaat Tambahan Pensiunan
8 Dana Pesangon Peserta memasuki masa pensiun Iuran Pendiri

 

Dengan telah terbitnya POJK 5 tersebut, PT TELKOM selaku Pendiri DAPEN Telkom telah melakukan perubahan terhadap Peraturan Direksi PT Telkom nomor PD.207.04/r.01/PS950/COP-J2000000/2016 tanggal 24 Juni 2016 tentang Peraturan Dana Pensiun dari Dana Pensiun TELKOM dengan  Peraturan Direksi PT Telkom nomor PD.207.04/r.02/PS950/COP-J2000000/2017 tanggal 7 Juni 2017 tentang Peraturan Dana Pensiun Dari Dana Pensiun TELKOM.

PDP tahun 2017 tersebut ada 2 (dua) hal yang melatar belakangi yaitu:

  • Berlakunya POJK No.5/POJK.05/2017
  • Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pensiunan

 

Dalam perubahan PDP tahun 2017,  terdapat beberapa perubahan yaitu :

  1.  Manfaat Pensiun Sekaligus

Yang boleh mengambil MPS adalah bagi Peserta/Mantan atau Janda/Duda dari Peserta/Mantan yang pertama kali akan

menerima pensiun, dengan ketentuan:

a. MP bulanan lebih kecil atau sama dengan MP yang dapat dibayarkan secara sekaligus sesuai ketentuan peraturan perundangan di bidang dana pensiun (MP per bulan maksimal Rp1,6 juta).

b. MP bulanan lebih besar dari Rp10 Juta, maka pembayaran secara sekaligus dimaksud hanya pembayaran yang menjadi selisih lebih dari MP yang diterima setelah dikurangi Rp10 Juta  (MPB di atas Rp10 juta).

 

  1.  Pengecualian butir 1, dapat dibayarkan kepada Pensiuna atau Janda/Duda dengan syarat:

a. Dalam kondisi sakit parah dan mengalami kesulitan keuangan yang didukung dengan dokumen yang membuktikannya; atau

b. Merupakan warga negara Indonesia yang berpindah warga negara.

 

  1.  Manfaat Pensiun Sekaligus bagi Pensiun Tunda

Dilakukan terhitung bulan berikutnya setelah Mantan Karyawan mencapai usia pensiun dipercepat atau setelahnya sebelum mencapai usia pensiun normal atau dalam hal Nilai Sekarang dari hak atas Pensiun Ditunda dari Peserta berhenti bekerja kurang dari atau sama dengan Rp100 Juta, maka hak atas Pensiun Ditunda tersebut dapat dibayarkan sekaligus pada saat Peserta berhenti bekerja.

  1.  Persyaratan Manfaat Pensiun Anak (Manfaat Pensiun kepada anak dapat dibayarkan sampai anak mencapai usia 25 Tahun)  tanpa syarat apapun.

 

  1.  Manfaat Lain

Manfaat Lain yang diberikan sebagai berikut:

a. Manfaat Tambahan tahun 2017:

1) Kepada Penerima Manfaat Pensiun bulanan dari peserta yang berhenti sebelum akhir bulan Juni 2002, diberikan Dana Manfaat Tambahan sebesar Rp4.500.000

2) Kepada Penerima Manfaat Pensiun bulanan dari peserta yang berhenti sejak akhir bulan Juni 2002 sampai dengan akhir bulan April 2017, diberikan Dana Manfaat Tambahan sebesar Rp2.250.000

b. Manfaat Tambahan mulai tahun 2018 dan seterusnya:

Mulai tahun 2018 dan seterusnya, diberlakukan sistem dana Manfaat Tambahan yang diberikan dalam rangka peningkatan kesejahteraan Pensiunan yang bersifat tidak tetap sesuai ketersediaan cadangan Dana Manfaat Tambahan yang bersumber dari hasil investasi jika persyaratan pencadangan terpenuhi, yaitu:

1) Hasil pengembangan program pensiun paling banyak 10%;

2) Rasio Kecukupan Dana (RKD) diatas 105%; dan

3) Return On Investment (ROI) diatas suku bunga aktuaria.

c. Untuk pelaksanaan butir b. di atas untuk besaran dan waktu pembayaran Dana Manfaat Tambahan ditetapkan oleh Pengurus     dengan persetujuan Dewan Pengawas dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan.

 

Comments are closed.